Pernah ga teman-teman, pada suatu saat dirawat di rumah sakit, engga ada banget yang nemenin. Suami di luar kota, anak-anak juga dititip ke mertua. Walaupun ada perawat, mereka kan melayani puluhan pasien lain. Atau, sedang sibuk urusan lain, pada saat bersamaan harus jemput anak. Mau disuruh pulang sendiri atau pakai ojek online, hari gini, overthinking aja yang ada, menitipkan ke orang engga dikenal.
Banyak hal-hal keseharian yang ternyata kita tuh perlu banget bantuan orang lain, semacam jasa pendampingan harian, tetapi sifatnya dadakan atau darurat saja.
Baru-baru ini lewat di beranda theads saya, utas unik:

Seorang perempuan, kalau melihat utasnya seorang sarjana psikologi, yang menawarkan pendampingan untuk berbagai pilihan kegiatan yang sifatnya sementara. Di IG nama bisnisnya Her Move Indonesia.
Apa itu Jasa Pendampingan?
Baru-baru ini saya takziah ke teman kuliah di rumahnya. Dia baru mengalami musibah terpeleset, dan terpaksa dioperasi karena engkelnya patah.
Konon dia tidak boleh jalan selama 5 bulan.
Saya dan teman lain pun berkunjung ke rumahnya. Menurut penuturannya dia sekarang meng-hire perawat untuk membantu kesehariannya yang biayanya tidak murah.
Akhir-akhir ini sering seliweran di threads tentang curhatan anak yang merawat orang tuanya yang lansia. Ada yang karena anak tunggal, jadi hanya dialah satu-satunya orang yang bisa merawat Ibunda-nya. Atau ada juga yang berbagi tugas dengan saudara kandung lainnya. Atau cerita lain, seorang anak yang merasa dia sendirian yang merawat, saudara-saudara lainnya lepas tangan.
Di tengah seliweran berita, anak bukan investasi orang tua, lalu orang tua yang pede bilang engga mau tergantung anak. Kasus lain, keluarga yang anaknya sedikit, sibuk kerja, bahkan kerja di LN, sehingga mau tidak mau orang tua memang harus mengurus dirinya sendiri.
Kisah lain adalah semakin sulit atau mahalnya fee asisten rumah tangga atau pengasuh anak, sehingga Ibu harus jadi amuba yang bisa membelah diri supaya kerjaan serta merta beres. Atau sebaliknya caregiver untuk lansia yang jauh-jauh lebih mahal daripada baby sitter, sehingga anak pun kelimpungan mau merawat orang tua lansia.
Seringkali kita memang perlu kok orang lain untuk just in case aja, membantu sementara. Misalnya nih, kalau ke luar kota bolak-balik dan males nyupir sendiri, kan ada istilahnya supir pocokan (supir yang disewa hari itu aja). Atau Bibi harian yang cuma nyuci dan beberes rumah.
Dulu ada Go-clean di sebuah aplikasi.
Nah, di Her Move Indonesia itu ternyata menawarkan jasa pendampingan yang menurut saya sifatnya darurat dan engga mesti bayar bulanan.
Jasa Yang Ditawarkan Her Move Indonesia
Saya screen shot dari IG-nya Her Move Indonesia di https://www.instagram.com/hermoveindonesia/
Tagline-nya Empowered Women On The Move.
Sepertinya Teteh ini mengajak kerjasama sesama perempuan terutama di kota Bandung.
Apa saja yang ditawarkan oleh genk Her Move Indonesia yang merupakan perempuan produktif usia 32-40 tahun ini?
Layanan Penjagaan Pasien

Siapa nih yang bingung, harus nungguin keluarga di rumah sakit, tapi badan rasanya capek banget. Pengen mandi, rebahan barang 1-2 jam aja deh.
Tapi ninggalin tanpa pengawasan kok takut. Apalagi misalnya, sedang nungguin Ibu sepuh yang sakit.
Job desc HerMove antara lain:
- Layanan mencakup pendamingan pasien di rumah sakit atau klinik tanpa tindakan medis
- Bertugas menjaga, menemani, dan memberi perhatian penuh kepada pasien sesuai jam yang disepakati
- Jam layanan minimal 2 jam
- Tarif Rp50.000/jam, tambahan biaya Rp25.000 jika jadwal malam atau hari libur.

Layanan Antar-Jemput

Saya menemukan info layanan ini di thread ggrladaaaaa, seorang Ibu chat apakah bisa mengambilkan barang untuk anaknya?
Nah, hal-hal receh yang kayak gini kalau langsung ditindaklanjuti akan memudahkan bagi yang membutuhkan. Walaupun ada sih layanan antar-jemput dari beberapa aplikasi yang sudah ada.
Adapun layanannya mencakup antar jemput individu dewasa (wanita), anak-anak, atau lansia menggunakan kendaraan roda dua.
Kalau kasus antar-jemput seperti ini tarif layanan disepakati berdasarkan jarak, durasi, dan kondisi lokasi.
Selain harus ada konfirmasi terlebih dulu bila penumpangnya anak-anak atau lansia, karena harus dikondisikan.
Layanan Belanja

Layanan yang ditawarkan mencakup belanja kebutuhan harian pengguna di pasar tradisional, toko kelontong, minimarket, atau supermarket.
Jenis belanja bisa berupa bahan makanan, kebutuhan rumah tangga, hingga barang tertentu, dengan tarif jasa mulai Rp20.000,- tergantung jumlah dan jenis barang, jarak lokasi belanja, dan kondisi khusus lainnya.
Layanan Kurir
Ruang lingkup layanan kurir motor HerMove mencakup pengantaran dokumen, makanan & oleh-oleh, paket pribadi ringan (non-fragile), belanjaan atau titipan.
Tarif layanan berbeda-beda menurut jarak, antara Rp15.000,- hingga Rp50.000,-
Karena layanan ini menggunakan motor, jadi barang yang diantar terbatas beratnya, maksimal 10 kg per pengiriman.
Layanan Temenin Jalan/Belanja/Foto Seharian

Layanan ini menurut saya cukup unik, ketika kita tuh sehari-hari merasa sendirian engga punya teman yang bisa diajak jalan. Ternyata ada loh freelance nemenin jalan, tarifnya minimal 2 jam mulai Rp100.000,-.
Buat perempuan yang pengen jalan-jalan di Bandung kan bisa banget hire jasa layanan ini. Bisa dibook full day juga, maximal 7 jam. Jadi engga bingung mau ke mana, makan di mana, belanja, eksplor tempat baru, plus ada yang bisa bantuin mengambil foto/video pakai kamera HP.
Penutup
Di threadnya grldaaaaa ini banyak yang merespon positif adanya HerMove. Bahkan seorang Ibu bertanya, bisa bantuin yang habis post-partum ga? Sepertinya Ibu ini habis melahirkan dan kemungkinan besar tidak ada support system di sekitarnya.
Menariknya lagi, selain respon positif calon pengguna. Banyak juga yang izin meniru bisnisnya di kota-kota lain, misalnya Bekasi, Cimahi, dan lain-lain.
Termasuk saya, yang share flyer-nya grldaaaaa ke anak saya, siapa tahu sewaktu-waktu dia butuh, untuk saya…hehe…
Walaupun sekarang-sekarang ini saya masih melakukan kegiatan sendiri, masih ngeblog, masih keluyuran ke jalan Kepatihan buat ngobras jahitan. Umur tuh engga bohong.
Mengharapkan anak saya full jagain saya kalau terjadi sesuatu pun tak mungkin, karena dia juga harus kerja cari nafkah kan…
Celah bisnis empowered women seperti ini saya salut banget. Seperti baru-baru ini ada di media sosial di luar negeri, ada jasa wedding chlidcare. Ya cuma nemenin anak pas acara nikahan. Tapi kan membantu banget, supaya engga ngerusuh.




Keren banget jasa HerMove…pasti ada yang dalam posisi butuh bantuan tapi bingung mau minta ke siapa.
Saya yang merantau ke Jakarta jauh sanak saudara ngalamin sendiri. Salah satu anak rawat inap, Bapaknya tugas luar kota, ART pocokan. Jadilah mba ART jagain anak satu di rumah, saya seminggu di RS jaga sendiri sampai suster nanya “Ibu ga ada sodara?”. Saking ga beranjak kemana-mana …
Begitu juga saat Ibu Mertua operasi di Jakarta dan harus rawat inap.
Coba sudah ada jasa HerMove…kan lumayan, bisa keluar sebentar sekadar beli makan hehe
Memang terkadang, kita berada pada sikon yang mengharuskan bantuan orang lain. Termasuk saat harus menjaga orang tua sakit, sedangkan ada kebutuhan penting dan mendadak. Dan bagus sekali ada jasa HerMove ini. Yang akan segera membantu dan memberikan solusi pada masalah yang sedang dihadapi orang bersangkutan
Namanya Unik..HerMove seunik gerakannya. Pastinya banyak dibutuhkan oleh orang nih HerMove.. di media sosial banyak sekali sepertinya yang butuh pendampingan psikologi. Mudah-mudahan semakin banyak yng mendapat manfaatnya dari HerMove..
setuju, keren banget Her Move Indonesia
Apalagi urusan menjaga yang sakit, terkadang kerabat yang menemani malah bikin ribet pasien
harusnya pasien istirahat, eh malah diajak ngobrol oleh kerabat yang nemenin
dengan adanya layanan Her Move Indonesia ini, urusan nemenin pasien bisa dilakukan secara profesional
Amazed! Super wow sih ini, jasa pendampingan perempuan yang super relevan dan penting banget untuk zaman sekarang.
Keknya di kampungku udah ada, ala ala kampung aja, kan banyak tuh temen yang profesinya sekarang ojol (lady grab or lady shopee bahkan juga ada teknisi coway lady) yang butuh pergi selama beberapa jam dari rumah.
nah kalo di kampung sini emang “dititipkan” – bukan pembantu bukan baby sitter tapi ya sekedar nitip aja, mulai dari nitip dibelanjain di tukang sayur, nitip bocil pas dia narik ojol. Jasanya juga murah meriah paling 25-35 ribuan sehari. Tapi semua susu – pospak ya disediakan lah yaaa
Baca ini, jadi ngerasa oooh ini nih profesi menarik dan penting, kebayang yang sedang post partum, pasca operasi, dll. Rasanya seperti ketemu teman ngobrol yang paham banget perjuangan dan kebutuhan perempuan dalam berbagai fase kehidupan—dari menghadapi stigma, perencanaan karier, hingga mempersiapkan diri secara mental dan emosional 😊
Aku suka sekali bagaimana mbak Hani menyoroti sisi-sisi praktis layanan ini: bukan sekadar konsultasi biasa, tetapi pendampingan yang personal, empatik, dan berbasis kebutuhan klien. Misalnya, pendampingan dalam universitas, workplace, atau bahkan pengasuhan anak, benar-benar luas dan menyentuh ranah privat yang sering luput dari perhatian.
Tulisanmu menggambarkan semangat pemberdayaan perempuan—bahwa kita enggak harus jalan sendiri, melainkan punya ruang aman untuk bertumbuh dan mengambil keputusan tanpa merasa bersalah. Sebagai perempuan yang berjuang mencari dukungan dan keseimbangan, aku jadi merasa lebih “terwakili” setelah baca ulasanmu.
Kalau boleh saran, mungkin di tulisan selanjutnya bisa disertakan testimoni nyata atau kisah klien yang pernah dibimbing—agar pembaca makin percaya dan merasa hubungan emosionalnya semakin kuat!
Pokoknya, tulisan mbak Hani nih padat, bermakna, dan menginspirasi—jadi semangat banget buat mendukung dan menjelajahi layanannya lebih jauh!
Celah bisnis yang menjanjikan ini ya Mbak. Kerja freelance yang optional sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan. Saya rasa ini ide bagus. Salah satu solusi juga untuk anak-anak di usia produktif yang susah/kesulitan cari kerja di sektor formal. Setidaknya mereka bisa hadir di saat-saat yang seringkali jadi titik kesulitan bagi orang lain yang jelas2 tidak bisa meng-amuba-kan diri.
Sempat ngerasain jadi caregiver uwak yang demensia + komplikasi penyakit fisik juga. Rasanya memang cukup nano nano mbak Hani.
Mungkin kalau saat itu di lokasi saya ada jasa seperti ini saya pun berminat meng-hire ketika ada kebutuhan yang benar-benar urgent tapi tak ada keluarga atau kerabat lain yang bersedia menggantikan ‘tugas’ jagain.
Menurut saya jasa independen begini lebih untung bagi pelaksananya ya. Harga sesuai yang ditetapkan minimal langsung nego sama klien, tidak dipotong oleh aplikasi dan lainnya.
HerMove keren banget inovasinya nih
Pantas banyak ditiru di daerah lain
Tapi di jaman serba sulit perekonomian seperti sekarang saya pribadi Kaka dekat mau banget daftar jadi pekerja d HerMove ini. yah daripada ngeblog sekarang sepi banget, mending cari kerja lain kan ya kalau bisa dan sikon mendukung
HerMove bagus juga ya jadi menambah lapangan kerja juga nih banyak yang bisa dilakukan juga ya , mau juga jadi bagian HerMove 😁
Aku berharap banget her move ini buka cabang di seluruh Indonesia. Percayalah meski hanya kota kecil tapi nggak dapat dipungkiri setiap orang punya banyak kebutuhan yang memerlukan bantuan orang lain. Kalau ada yang bisa dibayar secara profesional justru lebih baik daripada minta tolong dan berhutang budi
Saya mau Mbak Hani!
Sudah lama ingin jalan-jalan ke Bandung lagi, tapi tidak ada temannya karena anak-anak sudah sibuk, kalau nunggui mereka liburan bakal lama dan biasanya lebih milih liburan sama keluarganya. Hiks.
Jadi butuh teman atau pendamping perempuan buat jalan-jalan.
Nanti saya kontak mbak Hani kalau jadi. Boleh kan yah?
keren banget sih ini Teh, kepikiran gitu ya. Realitanya emang banyak banget para perempuan yang membutuhkan support seperti yang di sediakan Her Move Indonesia tapi sungkan kalau minta tolong saudara atau teman. Gerakan seperti ini juga ada ya tapi lebih ke psikologis sih, seperti temen curhat, temen makan, temen jalan sampai pura-pura jadi pasangan, hehe. tapi helpful banget.
saya sangat menantikan ada juga layanan titip anak di rumah dari Her Move Indonesia nih, bantu banget buat pasangan menikah dengan anak yang ingin nge-date tapi bingung titip anak ke siapa kalau gak ada yang jaga di rumah, iya kan? hehe